Instagram
Showing posts with label Energizing Words. Show all posts
Showing posts with label Energizing Words. Show all posts

Saturday, November 09, 2019

In God's Plan : Sangat Mendadak.

Sudah beberapa bulan (mungkin 2 bulan), saya dan teman-teman mengintip tanggal 8, 9, dan 10 November. Kenapa? Karena, eh karena, itu adalah tanggal merah di hari sabtu (9 November).

Kami berencana ingin ke Semarang. Tapi apa daya, ternyata tiket kereta yang kami harapkan sesuai dengan jam keberangkatan yang kami incar, sudah habis. Akhirnya kami cari tujuan lain.

Dibuatlah pilihan seperti Cirebon dan Bandung. Ternyata teman-teman lebih banyak yang memilih Bandung. Kalau Cirebon, panas. Begitu kata mereka. Tapi kembali, ternyata jadwal keberangkatan kereta tidak cocok dengan waktu kami. Alhasil, kami mencari pilihan lain untuk sekedar 'pelarian singkat'.

Kemudian, diputuskan untuk sekedar nonton dan makan di hari sabtu. Hanya 1 hari. Oleh karena itu, saya menerima pekerjaan yang ditawarkan di hari minggu (10 November). Aman.

Beberapa hari berlalu sejak keputusan akhir. Tetapi saya mendapat info untuk mengikuti seminar di tanggal 9 dan 10 November. Wadaw. Saya jadi berkhianat ke teman-teman:(
Mereka kecewa, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. 

Seminggu setelah info untuk mengikuti seminar, kembali saya mendapat info bahwa ternyata saya tidak diikutsertakan dulu di seminar kali ini. What?! 
Kejadiannya tepat dua hari sebelum seminar dilaksanakan. Sangat mendadak. 

Tapi, bersamaan dengan info pembatalan seminar (sekitar 15 menit berselang), masuklah pesan WA yang isinya memberikan saya pekerjaan di hari sabtu. Sangat mendadak. 
Berhubung saya jadinya tidak ada jadwal di hari sabtu karena batal seminar, maka saya menerima pekerjaan tersebut. Dan yang sangat berkesan adalah, honor langsung ditransfer saat itu juga, padahal saya belum bekerja. Hahahaha. Sangat cepat.




Saya membuat tulisan ini di hari sabtu, setelah selesai bekerja dadakan tersebut. Yang menyenangkan di hari ini adalah, saya bisa merasa bahagia berkumpul dengan orang-orang yang hadir di acara tersebut. Bisa mendengarkan cerita, bisa bernyanyi dengan semangat, bisa membuat keseluruhan acara menjadi seru. Daaaan, saat hendak pamit pulang, masih diberi salam tempel dan dibekali makanan, plus ucapan terima kasih.

Yang ingin saya bagikan adalah, bahwa sebagai manusia, seringkali kita mengalami hal-hal yang tidak jelas, berputar-putar tanpa tahu akhirnya seperti apa. Dan dengan kondisi seperti ini, biasanya kita menjadi khawatir dan tidak sabar. 'Ini maunya apa sih?' 

Sayapun sempat merasa demikian. 'Kok semua rencana tidak beres?!' Sempat sedih juga karena dibatalkan seminar secara sepihak. Tapi ternyata Tuhan sudah punya rancangan untuk saya yang tidak bisa diatur dan dipatahkan oleh siapa pun. Seperti :"kamu tenang saja, Aku punya rencana yang sangat baik untukmu, dimana kehadiranmu lebih dibutuhkan dan dihargai. Dan Aku juga mau memberikan berkat lainnya untukmu."

Kesedihan, kekhawatiran, dan kegalauan, berubah menjadi sukacita tak terhingga. Disakiti, direndahkan, dikhianati, pasti akan dirasakan setiap manusia. Tapi saat kita sungguh sudah menyerahkan seluruhnya kepada-Nya, Dia akan punya cara untuk menggantinya dengan sesuatu yang tak terduga.

Bersyukur untuk hari ini. Semoga menjadi berkat bagi yang lain. Terima kasih.









Thursday, May 10, 2012

Truk Sampah


Suatu hari Fulan naik sebuah taxi menuju ke Bandara. Kami melaju pada jalur yang benar, ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami, Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut.

Pengemudi mobil hitam tsb mengeluarkan kepalanya & memaki maki ke arah kami.
Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut. Saya sangat heran dgn sikapnya yang bersahabat.
Fulan bertanya, "Mengapa anda melakukannya ? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit?!".

Saat itulah Fulan belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang saya kemudian sebut "Hukum Truk Sampah".

Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Seiring dengan semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya & seringkali mereka membuangnya kepada anda.

JANGAN...

Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, lalu lanjutkan hidup.

Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan.

Intinya, orang yang sukses adalah orang yang tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari-hari mereka dengan merusak suasana hati.

HIDUP INI...

Hidup ini jangan diisi dengan penyesalan, kemarahan, pembalasan, kekesalan dll. Kasihilah orang yang memperlakukan anda dengan benar dan berdoalah bagi yang tidak benar.

Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana kamu menyikapinya ...

Jangan pernah menghakimi orang lain! Sulit memang!
Belajar dan terus belajar...... utk meningkatkan kwalitas hidup kita.

Ok GUYS,  Keep up the spirit to help others.....;)
 Isuzu Giga CXZ  Hook Lift Truck
 

Friday, December 10, 2010

- ON MY BIRTHDAY - a present from a friend

God has a present for me

* A Light for A Darkness

* A Plan for Tomorrow

* A Way Out for A Trouble

* Happiness for a sorrow

and a present from her is hope and pray for God will always be with me on my every step.

Thank you friend

Tuesday, September 08, 2009

Energizing Words

There are 2 choices man has in life, either focusing on his own need or becoming an impact for others. It is human if some want to perform the second choice though the facts speak far different from the theory. Instead of circulating positive impact for others, there are still a lot of men leading their lives as stumbling stones and they never care.

When there is a will, we can do a lot to impact our world. Indeed, something needs to be done and a good place to start is with ourselves, such as changing negative things to positive ones. Be appreciation giver, not faultfinder. Think for good and not full of prejudice. Take healthy life style and avoid doing harm to your own life. Work hard and be a role model, not an easy going person. One thing we may not forget is leaving sinful manners to go to the path of righteousness. Then we will be surely spreading out good impact to our family, job, colleagues, as well as our surroundings. Wow...slow but sure, the positive current we have will shake the world.

So, friends, start from now the new life style!!
A life style to impact your world..


*Adapted from Energy

Sunday, April 30, 2006

Remember the 5 simple rules to be happy :

1. Free your heart from hatred
2. Free your mind from worries
3. Live simply
4. Give more
5. Expect less

Tuesday, May 24, 2005

Cara Orang Bijak Menyelesaikan Masalah

Di sebuah negara timur tengah, ada sebuah aturan dalam keluarga bahwa 1/2 dari harta warisan jatuh ke tangan istri, 1/4 bagian untuk anak pertama, 1/5 bagian untuk anak kedua. Peraturan ini berjalan lancar sampai pada suatu saat ada masalah dalam pembagian 19 ekor unta.
Sebuah keluarga berkonsultasi pada seorang bijak yang berkata : "Mengapa hal tersebut menjadi suatu masalah?. Baiklah saya kan memberimu 1 unta sehingga memiliki 20 unta. Setengah dari jumlah itu 10 ekor, 1/4 bagian atau 5 ekor untuk anak pertama dan 1/5 bagian atau 4 ekor menjadi milik anak kedua. Jadi jumlahnya 19 ekor. Jika semua masalah sudah selesai, maka saya akan mengambil kembali unta yang kalian pinjam."

Monday, March 21, 2005

MANAGEMENT STRESS

Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. -Stephen Covey

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"

Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey."

Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.""

Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.

Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.

Start the day with smile and have a good day........